4 Keutamaan Malam Lailatul Qadar – Malam Yang Dinatikan Seluruh Umat Muslim

  • Bagikan

Sukabuminewsupdate.com – 4 Keutamaan Malam Lailatul Qadar. Dengan Kehendak Allah swt, kita diberi pahala dengan bulan suci Ramadhan; bulan yang diisi dengan berkah yang tak terukur, bulan pemurnian hati, pikiran dan jiwa, dan bulan ketika spiritualitas tumbuh subur dan berkembang.

Salah satu nikmat yang dianugerahkan oleh Allah swt sebagai anugerah kepada hamba-Nya adalah  berkah malam Laylatul Qadar yang sering diterjemahkan sebagai Malam Ketetapan atau Malam Kuasa. Malam itu begitu istimewa dan penting sehingga Allah swt mendedikasikan seluruh surat Alquran di atasnya.

Allah swt berfirman dalam Surah Al-Qadr:

نّا أَنزَلناهُ في لَيلَةِ القَدرِ

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan

وَما أَدراكَ ما لَيلَةُ القَدرِ

Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

لَيلَةُ القَدرِ خَيرٌ مِن أَلفِ شَهرٍ

Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan

تَنَزَّلُ المَلائِكَةُ وَالرّوحُ فيها بِإِذنِ رَبِّهِم مِن كُلِّ أَمرٍ

Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan

سَلامٌ هِيَ حَتّىٰ مَطلَعِ الفَجرِ

 Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar

(Surat Al-Qadr: 1-5)

Apa yang membuat Laylatul Qadar luar biasa dan istimewa? Saat kita melewati setengah jalan di bulan Ramadhan, mari kita temukan arti malam ini dan maknanya.

4 Keutamaan Malam Lailatul Qadar

4 keistimewaan malam lailatul qadar – Malam Seribu Bulan

1. Tanggalnya Tidak Diketahui

Malam yang tepat di mana Laylatul Qadr terjadi selalu tidak diketahui tetapi yang kita ketahui adalah bahwa itu jatuh dalam sepuluh malam terakhir Ramadhan, yang diyakini oleh banyak orang pada malam-malam ganjil. Nabi Muhammad saw berkata,

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan”

(Sahih Al-Bukhari)

Tentu saja, ada hikmah yang luar biasa tentang mengapa Allah swt dengan sengaja membuat tanggal pastinya tidak diketahui dari kita. Salah satunya adalah agar kita bisa berusaha mencarinya, melakukan ibadah ekstra dan tetap konsisten melakukannya, bahkan menjelang akhir Ramadhan.

2. Turunnya Alquran

Keutamaan terbesar yang terkait dengan Laylatul Qadr adalah bahwa pada malam ini, Allah swt menganugerahkan Alquran kepada manusia sebagai hadiah dan sebagai sumber petunjuk. Selain menyebutkan di ayat pertama Surah Al-Qadr, Allah swt berfirman dalam Surah Ad-Dukhan:

إِنّا أَنزَلناهُ في لَيلَةٍ مُبارَكَةٍ

“sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.”

(Surat Ad-Dukhan ayat 3)

3. Malam seribu bulan

Disebutkan bahwa salah satu pahala Laylatul Qadr yang tidak dapat dipahami adalah malam lebih baik dari seribu bulan. Jika kita menyadari nilainya, setiap amal ibadah dan ibadah yang diselesaikan dalam satu malam ini diberi upah minimal 83 tahun ibadah, yang setara dengan seumur hidup.

Itulah kesempatan unik bagi kita ketika didekati dengan ikhlas, untuk mendapatkan ampunan dan rahmat yang besar dari Allah swt. Nabi saw bersabda,

مَن قَامَ لَيلَةَ القَدرِ إِيمَانًا وَاحتِسَابًا ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّم مِن ذَنبِه

Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan (penuh) keimanan dan pengharapan (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

(Al-Bukhari & Muslim)

4. Malam Pengampunan Seluruh Dosa

Salah satu dari banyak nuansa kata ” qadr ” adalah kemacetan dan pembatasan. Karenanya, bumi pada malam itu akan dibanjiri dan ditempati oleh banyak malaikat sehingga menjadi padat dan tertekan. Dan karena dipenuhi dengan cahaya dan berkah makhluk surgawi, bumi kosong dari setiap kejahatan dan malapetaka dan menjadi terbuka terhadap tekanan spiritual. Dosa diampuni dan permohonan diterima.

Salah satu permohonan yang dapat dilakukan pada malam ini adalah doa pengampunan yang menyeluruh yang diajarkan oleh Nabi saw kepada istrinya Aishah ra. Diriwayatkan bahwa Aishah ra bertanya kepada Nabi saw, “Ya Rasulullah! Kalau saya tahu malam apa Laylatul Qadr itu, apa yang harus saya katakan di dalamnya? ” Dan dia menjawab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Memaafkan, mencintai pengampuan, maka Maafkan saya.”

(At-Tirmizi)

Dengan pentingnya penjelasan Laylatul Qadr, marilah kita memanfaatkan sepuluh malam terakhir ini dengan membaca Alquran dan berdoa dan berdoa terus menerus. Jika seorang percaya ingin memelihara dan memperkuat diri spiritualnya, dan menambahkan perbuatan baiknya sendiri ke dalam catatannya, dia harus bekerja keras untuk menghabiskan malam ini untuk berdoa. Jika itu bermanfaat baginya, jiwanya tidak akan merasakan yang lain.

Pada akhir, kita harus memahami dan memahami, ini bukan untuk menemukan malam, tetapi untuk menemukan penguasa malam. Kami berdoa kepada Allah agar kami dapat menggunakan waktu yang baik di malam-malam ini untuk mengejar Laylatul Qadr yang diberkahi.

  • Bagikan