5 Headset Gaming Terbaik 2021

Headseat Merupakan Hal penting yang wajib dimiliki untuk bermain game, pertama kualitas suara, kenyamanan, dan kejelasan mic. sementara itu segala hal lainnya dapat di anggap sebagai bonus tambahan

Soal kualitas suara sampai detik ini menjadi hal yang subjektif, Menilai headset gaming berdasarkan bebagai aspek paling penting dari kualitas suaranya yang seperti respon frekuensi distrosi dan keseimbangannya.

Dari banyaknya headset gaming yang ada saat ini, dari semua aspek tsb, hanya ada beberapa yang benar benar yang memiliki kualitas terbaik 2021

5 Rekomendasi Headset Gaming Terbaik 2021

1. Steelseries Arctis 7p

Steelseries arctis 7p Adalah Headset gaming pertama yang terbaik 2021 , alasan untuk memilih headset gaming ini karena kompatibilitas steelseries arctis 7p bisa digunakan untuk semua sistem perangkat dengan maksimal dari PC, PS5, Nintendo Switch sampai ponsel android , Harga Terbaru Steelseries arctis 7p: Rp. 2.794.000

Kelebihan Steelseries arctis 7p Nyaman digunakan bahkan untuk jangka waktu yang lama , kualitas suara dan microfon nya pun sangan rekomended untuk Bermain Game Desainya pun Keren, Konektivita nirkabel 2,4 GHz yang bekerja sangat baik

Kekurangan Steelseries arctis 7p yaitu tidak adanya fitur dual wireless ( Tanpa Bluetooth)

2. Asus ROG Delta S

ASUS ROG Delta S dibanderol dengan harga yang tinggi untuk sebuah gaming headset yang masih pakai kabel. Saat saya menulis artikel ini, saya menemukan headset ini dibanderol dengan harga Rp3,2 – 3,7 jutaan di berbagai toko online. Meski begitu, bulid quality yang disuguhkan produk ASUS ini sepadan dengan harga yang harus Anda bayarkan. Bodinya solid dan finishing-nya sungguh terkesan premium di semua bagian (dari headbad, earcup, sampai kabelnya). Sesuai dengan ekspektasi saya dari brand ROG — dibanderol dengan harga di atas rata-rata namun selalu menawarkan build quality yang bisa dibanggakan.

TRENDING  Berikut Daftar Laptop Baru September 2021: Huawei, Realme, Asus

Mekanisme headband yang digunakan di headband ROG ini juga sangat nyaman digunakan, tidak melorot tapi juga tidak terlalu ketat. Apalagi ditambah dengan bobotnya yang ringan (hanya 300g), saya bisa berjam-jam menggunakan headset ini tanpa terasa.

3. Steelseries Arctis Pro Wireless

Steelseries Arctis Pro Wireless Dua lebih baik daripada satu. Arctis Pro Wireless memiliki fitur audio nirkabel 2.4G yang kokoh dan tanpa kehilangan untuk bermain game, dikombinasikan dengan konektivitas Bluetooth untuk perangkat seluler. Gunakan kedua koneksi secara bersamaan atau terpisah untuk fleksibilitas maksimum.

4. HyperX Cloud Stinger

HyperX tak main-main untuk memastikan fleksibilitas tersebut terjaga. Di dalam paket penjualan, mereka juga menyediakan perpanjangan kabel yang bisa Anda gunakan untuk beradaptasi dengan tata letak PC Anda. Dengan panjang yang ada, terlepas dari dimanapun posisi Anda meletakkan PC Anda, Stinger akan bisa digunakan dengan super nyaman. Sementara untuk mobile ataupun console gaming, Anda bisa menggunakan hanya kabel dari headset saja tanpa perpanjangan. Bahan dan berat yang nyaman juga membuatnya bisa digunakan untuk waktu lama.
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh headset gaming yang satu ini? Berikut adalah spesifikasi HyperX Cloud Stinger:

Headset
Driver: Dynamic, 50mm with neodymium magnets
Type: Circumaural, Closed back
Frequency response: 18Hz-23,000Hz
Impedance: 30 Ω
Sound pressure level: 102 ± 3dBSPL/mW at 1kHz
T.H.D.: < 2%
Input power: Rated 30mW, Maximum 500mW
Weight: 275g
Cable length and type: Headset (1.3m) + Extension Y-cable(1.7m)
Connection: Headset – 3.5mm plug (4 pole) + extension cable – 3.5mm stereo and mic plugs
Microphone
Element: Electret condenser microphone
Polar pattern: Uni-directional, Noise-canceling
Frequency response: 50Hz~18,000Hz : -40 dBV (0dB=1V/Pa,1kHz)

TRENDING  Berikut 10 Laptop Terbaik untuk Pelajar dan Mahasiswa di 2021

5. Razer Blackshark V2

Apa yang Anda ingat apabila saya mengatakan produk peripheralgaming buatan Razer? Warna hijau mencolok dan LED RGB warna-warni yang manis dari teknologi Razer Chroma mungkin jadi dua hal paling khas yang akan Anda ingat dari produk buatan Razer. Menariknya, dua hal tersebut tidak hadir sedikitpun di dalam Razer Blackshark V2 Pro. Karenanya saya mengatakan bahwa produk ini terasa kurang Razer.

Razer Blackshark V2 Pro ini seperti ingin menunjukkan kesan serius dan terlihat ingin menyasar segmentasi gamer esports. Pada Razer Blackshark V2 X dan Razer Blackshark V2, Anda masih bisa melihat elemen warna hijau khas Razer pada kabel ataupun earcup. Namun Razer Blackshark V2 Pro memberi warna seluruh material headset dengan warna hitam doff, mulai dari bagian headband yang terbuat dari kulit sintetis, kabel-kabel yang bersifat detachable, hingga bagian earcup yang terbuat dari plastik. Walau berwarna hitam doff, kedua bagian tersebut tetap memiliki branding Razer berupa logo ular khas yang dibuat reflektif pada bagian earcup dan tulisan Razer di bagian headband

Check Also

5 Ponsel Samsung Berbekal RAM 6 GB yang Sesuai Buat Multitasking

Buat menunjang keperluan kebutuhan multitasking dikala bekerja tiap hari, semacam mengunduh file video ataupun gambar …