Home / Bisnis / Apa Itu Holding BUMN Pangan yang akan Dibentuk Erick Thohir?
caption

Apa Itu Holding BUMN Pangan yang akan Dibentuk Erick Thohir?

sukabuminewsupdate.com – Pemerintah berencana akan membuat holding BUMN pangan dan juga holding BUMN Ultra micro rencana tersebut diinisiasi oleh menteri BUMN RI tauhid

Lantas apa itu holding BUMN pangan dikutip dari kompas.com holding BUMN pangan merupakan gabungan dari delapan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pangan ke-8 perusahaan BUMN tersebut terdiri dari PTN I Persero PT PP Persero Perum Perikanan Indonesia PT perikanan Nusantara Persero PT garam Persero PT pertani Persero PT bgr Logistics Persero PT Berdikari Persero dan PT Sang Hyang seri Persero

Dari semua perusahaan itu PT Rajawali nusantara Indonesia Al srmi Persero yang ditunjuk sebagai induk holding nya Direktur Utama Neni Arif Prasetyo membeberkan sejumlah alasan yang melatarbelakangi pembentukan holding pangan BPOM

Menurutnya alasan pertama adalah tingkat ketahanan pangan saat ini perlu ditingkatkan kemudian ada sejumlah isu terkait peningkatan inklusivitas atau kesejahteraan para petani nelayan dan peternak

Dengan begitu pembentukan holding ini diharapkan peningkatan nilai tukar pangan dapat menyejahterakan para petani nelayan dan peternak

Sementara itu menurut Arif manfaat yang timbul dalam pembentukan holding tersebut yakni meningkatkan ketahanan pangan dan berupaya meningkatkan hasil pertanian perikanan peternakan melalui penambahan luas lahan

di sisi lain pemerintah juga ingin meningkatkan produksi bahan pangan Nasional oleh sebab itu fokus pengembangan bahan pokok pangan nasional akan dibagi ke sejumlah perusahaan yang berbeda-beda agar hasilnya maksimal Arif berujar pihaknya pembentukan holding ini selesai pada Kuartal 3 tahun ini

As found on YouTube

populer post  Gerakan Donasi Beli Kapal Selam Baru 3 Hari Tembus Lebih dari Rp1 Miliar

Check Also

Sri Mulyani Bongkar Cara Soeharto Kelola Aset

sukabuminewsupdate.com – Mulainya Republik Indonesia Tadinya enggak punya neraca jadi barang milik negara pun tidak …