Home / Other news / 10 Malam Terakhir Ramadhan – 5 Amalan ini Jangan Di Lewatkan!
10 Malam Terakhir Ramadhan - 5 Amalan ini Jangan Di Lewatkan!

10 Malam Terakhir Ramadhan – 5 Amalan ini Jangan Di Lewatkan!

Sukabuminewsupdate.com – Sepuluh malam terakhir Ramadhan. Malam pertama terjadi pada malam hari ke-21 Ramadhan. Dengan kata lain, itu adalah malam yang dimulai setelah selesainya hari ke-20 puasa. Terkadang hanya ada sembilan malam, dimana bulan Ramadhan hanya berlangsung selama 29 hari. Namun demikian, mereka masih secara tradisional disebut sebagai “10 Malam Terakhir Ramadhan”.

10 malam terakhir Ramadhan sangat spesial. Ini adalah malam-malam yang akan dihabiskan Nabi Muhammad (saw) untukberibadah yang khusyu. Di antara malam-malam ini adalah Laylat al-Qadr (Malam Kekuatan) – malam yang lebih diberkahi dari seribu bulan.

10 Malam Terakhir Ramadhan - 5 Amalan ini Jangan Di Lewatkan!

5 Amalan Dalam 10 Malam Terakhir Ramadhan

Rasulullah biasa memilih malam-malam ini untuk beribadah dan melakukan perbuatan baik. Dia akan mengerahkan dirinya dalam ibadah selama sepuluh malam ini lebih banyak daripada malam-malam lainnya dalam setahun.

1. Perbanyak Salat Malam

Rasulullah menyebut shalat malam merupakan shalat yang paling utama setelah shalat lima waktu (maktubah), seperti dalam sabdanya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardlu adalah shalat malam.” (HR Muslim)..

Sebagaimana penuturan Aisyah RA.:

Rasulullah SAW. biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan Hadis tersebut, pada 10 malam terakhir, Rasulullah SAW tidak tidur, lambung beliau dan para sahabat amat jauh dari tempat tidur. Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, shalat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar. Kebiasaan beribadah di 10 malam terakhir ditularkan kepada seluruh anggota keluarga beliau untuk sama-sama menikmati kesyahduan beribadah sepanjang malam.

2. sedekah

Dalam 10 malami terakhir Ramadhan, bersedekah adalah salah satu amalan yang tidak boleh Anda lewatkan. Orang yang berkontribusi untuk amal dianggap setia pada keyakinan dan tujuan mereka.

Ini karena shadaqah berasal dari kata “shadawa” yang artinya benar. Keutamaan beramal tidak hanya didapat oleh orang yang memberi sedekah. Tapi itu juga disukai oleh mereka yang menerimanya.

Manfaat zakat semacam ini tidak hanya di 10 tahun terakhir Ramadhan, tapi juga setiap hari.

3. I’ktikaf

Aisyah berkata:

Nabi SAW melakukan iktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau meninggal. Kemudian, istri-istrinya yang melakukan i’tikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari-Muslim)

Tujuan nabi melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir adalah untuk menghentikan berbagai rutinitas kesibukannya, mengosongkan pikiran, mengasingkan diri demi bermunajat kepada Allah, berdzikir dan berdoa kepada-Nya

4. Zikir

Amalan malam lailatul qadar lainnya dapat dilakukan dengan memperbanyak zikir sambil terus mengingat Allah, disertai memohon ampunan.

Pasalnya, salah satu keutamaan dari lailatul qadar adalah ada banyak malaikat turun ke bumi dan senantiasa mengaminkan setiap doa yang dipanjatkan umat Islam di malam tersebut.

5. Carilah  Malam lailatul qadar

Allah berfirman dalam Al-Quran: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Qadr. Dan tahukah kamu apa malam Qadr itu? (yaitu) malam Qadr itu lebih baik dari malam seribu bulan. Pada malam itu, turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu hingga terbit fajar. Al Qadr ayat 1-5”

Doa lailatul qadar

memperbanyak membaca doa seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SWA

Berikut doa lailatul qadar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka afwun tuhibbul afwa fa’fu anni.

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha memberikan maaf dan Engkau suka memberikan maaf, karenanya maafkanlah aku.

Allah SWT merahasiakan waktu datangnya malam lailatul qadar. Oleh karena itu, umat Islam harus berlomba-lomba untuk mendapatkan keistimewaan malam lailatul qadar.

Kejar malam qadar itu pada setiap malam bulan Ramadan sejak malam pertama sampai malam terakhir sepanjang 30 malam,” tulis Ahmad Sarwat dalam bukunya Jaminan Mendapat Lailatul Qadar tentang Kiat Mendapatkan Malam Qadar.

Semoga Allah mengizinkan kita memaksimalkan ibadah kita selama 10 malam terakhir ini, semoga Dia mengizinkan kita untuk menyaksikan Laylat al Qadr, dan menerima ibadah kita, Aamiin.