Sri Mulyani Bongkar Cara Soeharto Kelola Aset

  • Bagikan
caption

sukabuminewsupdate.com – Mulainya Republik Indonesia Tadinya enggak punya neraca jadi barang milik negara pun tidak diadministrasikan tidak direcord kita asal bangun waktu Pak Harto 30 tahun bangun banyak sekali enggak ada pembukuannya

Jadi waktu kemudian terjadi krisis kemudian kita punya undang-undang keuangan negara dan perbendaharaan negara kita baru mulai membangun neraca keuangan disitulah baru kita mulai muncul Oh Mari kita membekukan dan merekrut Pertama mengadministrasikan masukkan dulu dalam buku karena Dulu sering sekali saya enggak tahu Anda semuanya mahasiswa masih sangat muda kalau zaman kami sebagai baby boomers

saya sering sekali ada Universitas membangun Perumahan Dosen itu tanahnya milik negara dibangun kemudian dosennya Sudah pensiun dosanya udah meninggal itu masih dimiliki oleh dosen itu tanpa kejelasan Apakah barang itu dihibahkan atau tidak

sehingga di Universitas masih masuk dalam pembukaan Universitas tapi sebetulnya ini sudah dipakai oleh dosen dan anak cucunya itu banyak sekali barang milik negara belum lagi kalau dulu tanah-tanah kalau menterinya lagi seneng

Saya kepingin jual tanah saya jual tanah saja karena dulu enggak pernah ada pengadministrasian sehingga banyak sekali Republik itu kehilangan cukup banyak aset-aset strategis salah satu contoh yang barangkali anda semua melihat adalah Kompleks Senayan glue Gelora Bung Karno dulu presiden Soekarno untuk membangun seluruh Kompleks itu sampai dengan Manggala Wanabakti TVRI sampai kepada head Hotel Hilton

semuanya itu termasuk Hotel Mulia Itu semuanya sampai ke Plaza Senayan Kalau Anda pergi ke Jakarta pasti pergi ke sana itu semuanya adalah semua Kompleks milik negara Kemayoran karena tidak pernah dibukukan suatu saat terjadi tadi kerjasama kerjasama kerjasama

populer post  Sadarilah, Uangmu Milik Istrimu Tapi Uang Istrimu Bukan Milikmu

tiba-tiba swasta sudah punya title sehingga waktu kami mau mulai membuat pembukuan Hotel Hilton itu sedikit sudah tidak ada di dalam kaitannya Ayo kita hilang yang sekarang jadi hotel Sultan Hotel Mulia itu kita harus fight banyak sekali untuk bisa bawa titelnya tetep punya pemerintah tapi kerjasamanya boleh swasta by aliandu Singkut lot of signifikan position lokasi banyak karena dulu republik ini enggak punya buku enggak punya neraca

jadi Anda Anda semuanya yang masih baru-baru ini ya masih muda-muda sekali This is what i call it revolusinya Indonesia tidak dengan mungkin berdarah-darah tapi perubahan fundamental waktu Republik pertama kali

membuat neraca adalah merupakan demarkasi penanda bahwa Republik zaman kalau orang Indonesia bilang jahiliyah djaman sebelum itu bunyi diatur dan sekarang Republik sekarang sudah diatur Apakah gampang sangat tidak gampang dan saya dalam menteri keuangan yang pertama kali pak Hadiat Ujar sri mulyani

  • Bagikan